Belum
saja seminggu putus cinta, si dia sudah tampak dekat dengan perempuan lain.
Seakan tak pernah merasakan sakit hati, dia malah asik-asikan bermain gokart
bersama teman-temannya. Sedangkan Anda, memilih untuk menyendiri dan meratapi
hubungan yang telah kandas. Istilah “player” pun Anda masukkan sebagai nama
panjang semua pria. Eits, jangan terburu-buru melabeli pria sebagai mahluk yang
tak punya hati. Ternyata, mereka juga merasakan hal yang sama, hanya caranya
yang berbeda. Bahkan lebih dalam.
1. Memilih Diam
Tak seperti perempuan yang spontan dan lebih terbuka mengungkapkan isi
hatinya saat putus cinta, pria lebih cenderung diam. Tetapi ada sesuatu di
balik aksi diamnya itu. Ini yang mereka rasakan ketika patah hati.
2. Kesepian
Sifat tertutup pria membuat mereka hanya bisa membagi perasaan dengan orang
terdekat dan kebanyakan adalah kekasihnya. Nah, saat mereka putus cinta, mereka
biasanya lebih merasa kesepian karena tak ada lagi teman untuk berbagi. Bahkan
lebih kesepian dibandingkan Anda, kan?
3. Memendam Perasaan
Istilah pria adalah mahluk jantan dan kuat menjadikan mereka memiliki
kekuatan lebih untuk menyimpan rasa sakit hatinya walau cukup menyakitkan.
Mereka akan menjalankan aktivitas seperti biasanya, tanpa menunjukkan raut
wajah sedih atau kecewa. Begitupun saat sedang menghadapi masalah, pria lebih
memilih menyelesaikannya sendiri atau dengan orang yang paling ia percaya.